Jusuf Kalla: Lulusan Pesantren Jangan Berharap Jadi PNS

Selamat Datang Dan Salam Sejahtera untuk guru-guru semua KEMENDIKBUDGO.COM- Wakil Presiden Jusuf Kalla meresmikan langsung Pondok Pesantren Ikatan Masjid Musala Indonesia Muthahidah (IMMIM) Putera II, di Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros.

Acara peresmian itu berlangsung meriah karena dihadiri ribuan santri dari pondok pesantren IMMIM. Para santri sempat tertawa saat Wakil Presiden kelahiran Sulawesi Selatan itu berharap agar lulusan pesantren jangan ada yang jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam pidato sambutannya.


"Jadi anak-anak yang lulus dari pesantren jangan terlalu berharap untuk jadi PNS, lupakan itu semuanya. Iya lupakan," kata Jusuf Kalla atau JK yang disambung tawa dari ribuan santri dan undangan yang hadir.

Hal itu diungkapkan JK karena jumlah lulusan sarjana dan jumlah PNS yang diterima setiap tahunnya berbeda jauh.

"Zaman dulu orang andalkan ijazah, zaman sekarang ijazah tidak berarti lagi. Kenapa tidak berarti ijazah sekarang, karena dulu ijazah dipakai untuk jadi pegawai negeri. 

Sekarang pegawai negeri yang diterima selama setahun paling tinggi 50.000 (orang), itupun mungkin kurang, kemarin cuma 25.000 (orang), sedangkan yang lulus sarjana 1 juta (orang) tiap tahun," papar Jusuf Kalla.

JK meminta agar para santri lebih dini dididik untuk bisa menjadi pengusaha atau entrepreneur muda agar bisa bersaing di era teknologi.

LANJUT BACA HALAMAN 2

Belum ada Komentar untuk "Jusuf Kalla: Lulusan Pesantren Jangan Berharap Jadi PNS"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel